Rabu, 06 Juli 2011

Epidemiologi

Epidemiologi
Dalam bahasa Yunani berarti:
Epos                      = Pada
Demos                   = Penduduk
Logos                    = Ilmu
Ilmu yang mempelajari hal-hal yang terjadi pada rakyat

Epidemiologi
Ilmu yang mempelajari timbulnya,perjalanan, pencegahan penyakit, terutama penyakit menular. (W.H. Welch)
Studi tentang distribusi dan determinan dan kecelakaan pada populasi manusia, (Mausner dan Kremer).
Studi tentang distribusi dan determinan tentang keadaan atau kejadian yang berkaitan dengan kesehatan pada populasi dan aplikasi studi untuk menanggulangi masalah kesehatan (Last)
Cabang ilmu yang mempelajari penyebaran penyakit dan faktor-faktor yang menentukan terjadinya penyakit pada manusia, (Mac Mohan dan Pugh)
Studi tentang mengenai distribusi keadaan kesehatan, penyakit dan perubahan pada penduduk, determinan dan akibatnya, (omran)
Suatu ilmu yang mempelajari timbulnya, distribusi dan jenis penyakit pada manusia menurut waktu dan tempat, (WH. Frost)
Ilmu yang mempelajari tentang frekwensi dan penyabaran masalah kesehatan pada sekelompok manusia serta faktor-faktor yang mempengaruhi masalah kesehatan, (Azrul Azwar)

Komponen Penting
Frekuensi masalah kesehatan
Penyebaran masalah kesehatan
Faktor yang mempengaruhi terjadinya masalah kesehatan
Frekuensi Masalah Kesehatan
Menunjukan berapa besarnya masalah yang terjadi

Menemukan masalah kesehatan
Pasien berobat
Laporan masyarakat
Kunjungan rumah
Penelitian/survey kesehatan
Studi kasus

Penyebaran masalah kesehatan
Pengelompokan masalah menurut variable time, variable place dan variable man/person
Siapa?
Dimana?
Kapan?

Variabel orang
Umur
Fungsi dari proses umur, perkembangan immunitas dan fisiologis, Perubahan kebiasaan makan, perubahan daya tahan tubuh, penyakit yang menyerang umur tertentu.
Jenis kelamin
Faktor dari dalam; Keturunan, Hormonal
Faktor luar ; Perokok, pekerja berat, peminum, pekerjaan berbahaya
Jenis pekerjaan
Lingkungan kerja yang berhubungan dengan penyakit.
Situasi strees
Penghasilan
Golongan etnik
Status perkawinan


Variabel Tempat
Lingkungan ; fisik, kimia, biologi, sosial, ekonomi yang berbeda dari suatu waktu.
Karakteristik penduduk
Kebudayaan, kebiasaan, pekerjaan
Higiene sanitasi lingkungan
Pelayanan kesehatan

Variabel Waktu
Fluktuasi jangka pendek
Perubahan-perubahan secara siklus
Perubahan yang berlangsung danlam waktu panjang
(angka kesakitan, masa inkubasi serangan penyakit)

Faktor yang mempengaruhi masalah kesehatan
Langkah untuk mengetahui
Mempelajari hubungan antara timbulnya penyakit pada masing-masing kelompok penduduk terhadap fakktor resiko yang ada.
Menyusun hipotesa
Menguji hipotesa
Menarik kesimpulan

Macam-macam Epidemiologi
Epidemiologi Epidemiologi deskriptif
Epidemiologi yang mempelajari tentang frekwensi dan penyebaran suatu masalah kesehatan tanpa memandang perlu mencari jawaban terhadap faktor penyebab.
Pertanyaanya Siapa? Dimana? Dan kapan?

Epidemiologi Analitik
Epidemiologi yang menekankan pada pencarian jawaban terhadap penyebab terjadinya frekuensi, penyebaran serta munculnya masalah kesehatan


Kegunaan Epidemiologi
Membantu dalam administrasi kesehatan
Menjelaskan penyebab
Menerangkan perkembangan alamiah penyakit
Menerangkan suatu keadaan masalah kesehatan
Untuk penelitian dan pengembangan program pemberantasan penyakit dan penanggulangan masalah kesehatan
Memperoleh keterangan dalam mengklasifikasikan penyakit
Untuk menyusun program pencegahan penyakit

Ruang lingkup
Masalah kesehatan sebagai subyek dan obyek epidemiologi
Masalah kesehatan pada sekelompok manusia
Manfaat data tentang frekwensi dan penyebaran masalah kesehatan

Prinsip-prinsip Epidemiologi
Mempelajari sekelompok manusia yang mengalami masalah kesehatan
Menunjuk kepada banyaknya masalah kesehatan yang ditemukan pada sekelompok manusia yang dinyatakan dalam angka fekwensi mutlak atau rasio
Menunjuk kepada banyaknya masalah –masalah kesehatan yang diperinci menurut keadaan waktu, tempat dan orang yang mengalami masalah
Merupakan rangkaian kegiatantertentu yang dilakukan untuk mengkaji masalah-masalah kesehatan sehinggadiperoleh kejelasan dari masalah tersebut

Proses Terjadinya Penyakit
Segitiga Epidemiologi/ The Epidemiolgi Triangle

Manusia dalam Keadaan Sehat
Daya Tahan Tubuh Menurun
Kemampuan kuman meningkat
Perubahan lingkungan

Proses Terjadinya Penyakit
Jaring-jaring sebab akibat (The Web of causation)
Proses Terjadinya Penyakit
Model Roda


Peranan lingkungan dalam menimbulkan penyakit adalah sebagai reservoir tempat yang dianggap paling sesuai bagi bibit penyakit.

Perjalanan Penyakit
Tahap pre-patogenesis
Tahap inkubasi
Tahap penyakit dini
Tahap penyakit lanjut
Tahap akhir penyakit
Sembuh sempurna
Sembuh tapi cacat
Karier
Kronis
Meninggal

Proses terjadinya penyakit menular
Penyebab penyakit
Reservoir dari penyebab penyakit
Tempat keluarnya penyakit
Cara transmisi dari orang ke orang
Cara masuknya agent ke host baru
Kerentanan Penjamu

Penyebab penyakit
Protozoa
Metazoa
Bakteria
Virus
Fungi
Riketsia

Penjamu (host)
Penjamu adalah semua faktor yang terdapat pada diri manusia yang dapat mempengaruhi dan timbulnya suatu perjalanan penyakit.
Daya tahan tubuh seseorang sangat dipengaruhi oleh
Genetik.
Umur
Jenis kelamin
Adat kebiasaan
Ras
Pekerjaan

Agent
adalah suatu substansi tertentu yang keberadaannya atau ketidakberadaannya dapat menimbulkan penyakit atau mempangaruhi perjalanan suatu penyakit.

Golongan yang dapat menimbulkan penyakit
Golongan biologik.
adalah mikroorganisme seperti virus, bakteria, riketsia, sedangkan yang bukan termasuk golongan mikroorganisme yang banyak menimbulkan penyakit adalah cacing, protozoa, sedangkan yang termasuk golongan tumbuh-tumbuhan adalah jamur.
Golongan gizi.
protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral.
Golongan fisik.
Yang termasuk golongan fisik adalah suhu yang terlalu tinggi atau rendah, suara yang terlalu bising, tekanan udara, kelembaban udara, radiasi, atau trauma mekanis yang dialami seseorang yang dapat menimbulkan berbagai penyakit.
Golongan kimia.
Ada beberapa zat kimia yang dapat menimbulkan penyakit terhadap sese­orang, baik yang berasal dari luar tubuh maupun yang berasal dari dalam tubuh seseorang. Zat kimia yang berasal dari luar tubuh dapat berupa logam berat, bahan-bahan insektisida yang dapat membunuh serangga dan banyak lainnya. Sedangkan yang berasal dari dalam tubuh adalah hasil metabolisme
Golongan mekanik.
Kecelakaan lalu lintas, pukulan, kecelakaan dalam pekerjaan dan sebagainya.
Lingkungan (environment)
lingkungan adalah segala sesuatu yang berada disekitar manusia serta pengaruh-pengaruh luar yang mempengaruhi kehidupan dan perkembangan manusia.

Lingkungan
1. Lingkungan ftsik
Yang merupakan lingkungan alamiah yang terdapat disekitar manusia, seperti:
a.       Cuaca
b.      Musim
c.       Keadaan geografis
d.      Struktur geologi
2. Lingkungan nonfisik
Adalah lingkungan yang muncul sebagai akibat adanya interaksi antara manusia, seperti:
a.       Keadaan sosial budaya dan ekonomi
b.      Norma-norma yang berlaku
c.       Nilai-nilai yang berlalu
d.      Adat istiadat
e.       Kepercayaan agama.
3. Lingkungan biologis
Adalah segala bentuk kehidupan yang berada disekitar manusia seperti binatang, tumbuh-tumbuhan, juga termasuk mikroorganisme seperti kuman yang dapat menimbulkan penyakit pada manusia.

Reservoir
1. Human reservoir
Adalah bibit penyakit yang hidup dalam tubuh manusia. Timbul atau tidak nya penyakit pada manusia tersebut akan sangat tergantung kepada sifat bibit penyakit tersebut, dan sangat tergantung pula daya tahan tubuh manusia terhadap penyakit.
2. Animal Reservoir
Adalah bibit penyakit yang hidup dalam tubuh binatang, yang karena sesuatu dapat menyerang manusia.
3. Antropode Reservoir
Sama dengan animal reservoir, bibit penyakit tersebut hidup dalam tubuh binatang yang termasuk dalam kelompok antropode.
Perjalanan Penyakit
Tahap pre patogenesis
pada tahap ini telah terjadi interaksi antara penjamu dengan bibit penyakit, tetapi interaksi ini terjadi di luar tubuh manusia, dalam arti bibit penyakit berada di luar tubuh manusia dan belum masuk kedalam tubuh. Pada keadaan ini belum ditemui adanya tanda-tanda penyakit dan daya tahan tubuh penjamu masih kuat dan dapat menolak penyakit. Keadaan ini disebut sehat.

Tahap inkubasi
Tahap inkubasi adalah masuknya bibit penyakit ke dalam tubuh penjamu, tetapi gejala-gejala penyakit belum nampak. Tiap-tiap penyakit mempunyai masa inkubasi yang berbeda.

Tahap penyakit dini
Tahap penyakit dini dihitung mulai dari munculnya gejala-gejala penyakit.

Tahap penyakit lanjut
Apabila penyakit penjamu bertambah parah, karena tidak diobati, atau pengobatannya tidak teratur dan tidak memperhatikan anjuran-anjuran yang diberikan  tahap penyakit dini, maka penyakit masuk ke dalam tahap penyakit lanjut.
Tahap akhir penyakit
Sembuh sempurna
Sembuh tetapi cacat
Karier
Kronis
Meninggal

Proses terjadinya penyakit menular
Penyebab penyakit
Reservoir dari penyebab penyakit
Tempat keluarnya penyakit-penyakit tersebut dari penjamu
Cara transmisi dari orang ke orang
Tempat masuknya penyebab penyakit tersebut ke penjamu yang baru.
Kerentanan penjamu

Ada 6 golongan penyebab penyakit yang bersifat biologis
Protozoa
Binatang bersel satu yang dapat menimbuikan malaria, disentri amuba dan seba­gainya. memerlukan perkembangan di luar tubuh manusia yang ditularkan melalui vektor.
Metazoa
Jenis parasit jenis multiseluler yang menyebabkan penyakit trikinosis, cacing tam­bang dan sebagainya, memerlukan perkembangan di luar tubuh manusia, sehingga penularannya terjadi secara tidak iangsung.
Bakteria
Merupakan binatang bersel tunggal yang menyebabkan bermacam-­macam penyakit seperti TBC, tifus abdominalis, meningitis dan sebagainya. Perkembang biak dilingkungan sekitar manusia, dapat ditularkan dari orang ke orang atau mendapatkannya dari lingkungan orang tersebut.
Virus
Penyebab penyakit yang mempunyai ukuran yang sangat kecil, dapat menimbul­n penyakit cacar, morbili, hepatitis, rabies, ensefalitis dan sebagainya. Penyakit vsebut umumnya ditularkan secara langsung.
Fungi (jamur)
Tunbuhan yang bersifat uniseluler maupun multiseluler yang dapat menimbulkan nyakit seperti jamur kulit, histoplamosis, blastomikosis. Reservoir dari penyakit nur adalah tanah dan tidak ditularkan langsung dari orang ke orang.
Riketsia
Parasit yang sifatnya intraseluler dengan ukuran besar berada diantara bakteri dan rus, sifatnya sama dengan virus, ia membutuhkan sel hidup untuk pertumbuhan n perkembangannya. Misalnya penyakit scrub tifus yang ditularkan oleh pijal .us.

Faktor-faktor timbulnya penyakit
Kerentanan penjamu         .
Jumlah microorganisme
Tempat dimana microorganisme
Tingkat virulensinya.

Reservoir dari agent penyebab
Reservoir adalah habitat normal bagi agent penyebab penyakit di mana ia hidup, berrkembang biak dan tumbuh dengan baik.
Habitat tersebut dapat berupa:
Manusia
Binatang
Lingkungan (tumbuh-tumbuhan, tanah, air dilingkungan sekitar kita)
Cara keluarnya bibit penyakit dari penjamu
Disebut juga dengan portal of exit/port de exit
Yang dimaksudkan di sini adalah cara keluarnya reservoir manusia dan binatang, dapat melalui:
Saluran pernapasan: seperti penyakit TBC, pilek atau influenza, bronko­pneumonia dan sebagainya.
Saluran pencernaan: seperti penyakit tifus abdominalis, kolera, desentri, hepatitis dan sebagainya.
Saluran perkemihan: seperti penyakit gonore, sifilis, leptospirosis dan se­bagainya.
Melalui Kulit: seperti cacar, hepatitis serum melalui suntikan, gigitan an­thropoda seperti demam berdarah.

Hal-hal yang berperanan dalam penularan penyakit
Tempat keluarnya penyakit
Reservoir atau perantara vektor
Tempat masuknya

Penularan penyakit dapat terjadi melalui 2 cara yaitu:
1.   Secara langsung
Kontak langsung seperti penyakit kelamin, hepatitis, penyakit kulit.
Droplet infeksi melalui percikan ludah, terutama penyakit-penyakit salu­ran napas melalui percakapan.
2.   Secara tidak langsung
Dapat melalui binatang (vektor), seperti nyamuk yang dapat menularkan penyakit demam berdarah, malaria, filarisis dan sebagainya. Dan penyakit­penyakit saluran cerna yang dapat ditularkan melalui lalat, kecoa seperti kolera, desentri, atau penularan melalui air, tanah dan sebaginya.
Kerentanan penjamu terhadap penyakit tergantung kepada:

1.      Faktor genetik (keturunan)
2.      Daya tahan tubuh penjamu terhadap penyakit
3.      Keadaan gizi
4.      Pola hidup dan sebagainya.

Prosedur Kerja Epidemiologi
Tentukan adanya suatu wabah
Pastikan atau tegakkan diagnosa untuk semua kasus yang diketahui dan diduga.
Gambarkan ciri-ciri wabah
Rumuskan hipotesa
Tes hipotesa
Tetapkan tindakan penanganan
Siapkan dan sebarkan laporan epidemik
Nilai prosedur penyelidikan

Istilah-Istilah dalam Epidemiologi
Epidemi
Adalah keadaan di mana suatu masalah kesehatan (umumnya penyakit) yang ditemukan pada suatu daerah tertentu dalam waktu yang singkat berada dalam frekuensi (jumlah) yang meningkat.

Pandemi
Suatu keadaan di mana suatu masalah kesehatan (umunya penyakit) frekuensinya (jumlah) dalam waktu yang singkat memperlihatkan peningkatan yang sangat tinggi serta penyebarannya mencakup suatu wilayah yang sangat luas.
Endemi
Adalah suatu keadaan di mana suatu masalah kesehatan (umumnya penyakit) frekuensinya (jumlah) pada suatu wilayah tertentu menetap dalam waktu yang lama.

Sporadik
Adalah suatu keadaan di mana suatu masalah kesehatan (umumnya penyakit) yang ada di suatu wilayah tertentu frekuensi (jumlahnya) berubah-ubah menurut perubahan waktu.

Patogenisitas
Adalah kemampuan bibit penyakit untuk menimbulkan reaksi pada penjamu sehingga timbul penyakit.
Virulensi
Adalah ukuran keganasan atau derajat kerusakan yang ditimbulkan bibit penyakit.

Antigenesitas
Adalah kemampuan bibit penyakit merangsang timbulnya mekanisme pertahanan tubuh pada diri penjamu.

Infektivitas
Adalah kemampuan bibit penyakit mengadakan invansi dan menyesuaikan diri, bertempat tinggal clan berkembang biak dalam diri penjamu.

Vektor
Adalah binatang yang dapat memindahkan atau menularkan penyakit.

Reservoir
Adalah habitat atau tempat hidup yang paling sesuai dengan bibit penyakit.
Pengukuran Angka Kesakitan dan Kematian



Angka kesakitan (Morbiditas)
Jumlah penderita baru suatu penyakit yang ditentukan pada suatu jangka wakti tertentu (1 tahun) dibanding dengan jumlah penduduk yang mungkin terkena pada pertengahan tahun dalam persentil atau permil.
Jumlak penderita
Angka Insiden  ---------------------------------------------------- X 100% (1000)
Jumlah penduduk
yang mungkin terkena
pada pertengahan tahun


Angka Serangan
Jumlah penderita baru suatu penyakit yang ditemukan pada satu saat dibandingkan dengan jumlah penduduk yang mungkin terkena penyakit tersebut pada saat yang sama dalam persen atau permil.
Jumlah penderita baru
pada satu saat
Angka serangan    -------------------------------------------------X 100% (1000)
Jumlah penduduk
yang mungkin terkena
pada saat iti


Angka serangan sekunder
Jumlah penderita baru suatu penyakit yang terjangkit pada serangan kedua dibandingkan dengan jumlah penduduk dikurangi yang telah pernah terkena serangan pertama dalam persen atau permil
Jumlaj penderita baru
pada serangan kedua
Angka serangan sekunder-------------------------------------------X100%(1000)
Jumlah penduduk –
yang terkena serangan pertama

Prevalensi
Gambaran tentang penderita lama dan baru yang ditemukan dalam jangka waktu tertentu.
Angka prevalensi periode
Jumlah penderita lama dan baru dibagi dengan jumlah penduduk pertengahan
Angka prevalensi poin
Jumlah penderita lama dan baru dalam satu periode dibagi dengan jumlah penduduk pada saat itu

Angka kematian
Jumlah seluruh kematian deibagi dengan jumlah penduduk pertengahan dalam persen atau permil

Angka kematian bayi
Jumlah seluruh kematian bayi (usia 1 tahun) dalam waktu satu tahun dibagi dengan jumlah seluruh kelahiran hidup dalam persen atau permil

Angka kematian penyebab khusus
Jumlah kematian karena sebab khusu dibagi dengan jumlah penduduk yang mungkin terkena penyakit tersebut dalam persen atau permil

Angka kematian neonatal
Jumlah kematian usia kurang dari 28 hari dalam jangka waktu satu tahun dibagi dengan jumlah kelahiran hidup dalam jangka waktu yang sama.

Angka kematian perinatal
Jumlah kematian bayi 1 minggu dalam satu tahun dibagi dengan jumlahkelahiran hidup pada tahun yang sama dalam persen atau permil

Angka Kesuburan
Angka kelahiran kasar
Jumlah kelahiran hidup dibagi dengan jumlah penduduk pertengahan tahun dalam persen atau permil

Angka kesuburan umum
Jumlah kelahiran hidup pertahun dibagi jumlah penduduk wanita subur pertengahan tahun dalam persen atau permil

Angka kesuburan spesifik
Jumlah lahir hidup pertahun dibagi jumlah wanita subur pertahun dalam persen atau permil

0 comments:

Posting Komentar

Cursor

handapeunpost

fb-like blogger profil